Kurniadi,ST

kurn0209911

                  



Braking System CN235

NORMAL BRAKE PESAWAT CN-235

Sistem brake berfungsi untuk mengontrol pengisian hidrolik pada main wheel brake guna melambatkan pesawat, memarkir pesawat dan untuk differential braking.

System hydraulic pump kanan memberikan suply tekanan hydraulic 3000psi masuk kedalam power brake valve dimana power brake valve berfungsi mengatur output dan input hydraulic power secara metering sesuai yang diinginkan kemudian pilot ataupun copilot mengomandoi dengan menginjak pedal mengatur pijakan pedal untuk menginginkan berapa besar tekanan hydraulic yang akan keluar dimana maksimal tekanan yang keluar dari power brake valve 1500 psi lalu hydraulic tekanan tadi menuju ke quantity fuse dimana berfungsi sebagai penutup secara otomatis apabila terjadi kebocoran setelah kemudian tekanan hydraulic langsung  menuju ke shuttle valve yang berfungsi suatu valve yang mengatur dua input satu output. Apabila Hydraulic pump tidak berfungsi maka secara otomatis akan beralih ke normal brake Accumulator kemudian apabila normal brake tetap tak berfungsi maka secara otomatis akan beralih memakai Emergency/Parking brake Accumulator(pengumpul), dan alat ini dipasang sebagai sistem alternatif/pilihan (alternate System). Accumulator ini juga memberikan tekanan (pressure) untuk mengerem pesawat yang diparkir (parking brake).

Landing Gear
Struktur pesawat udara didesain agar mampu menahan semua beban yang terjadi
selama pesawat beroperasi maupun saat berada di darat.
Beban ini dapat ditimbulkan
karena gaya gravitasi, aerodinamis, maupun inersia. Besarnya beban yang diterima oleh
setiap komponen pesawat tidaklah selalu sama. Hal ini banyak tergantung dari posisi pesawat
itu sendiri. Adapun beberapa posisi pesawat pada saat pembebanan diantaranya :

Q  Pada keadaan tak bergerak (kondisi statis)

Q  Taxying

Q  Take Off (Lift Off)

Q  Landing (Pendaratan)

Fungsi landing gear
Landing gear merupakan salah satu komponen penting dalam struktur pesawat udara.

Landing gear  berfungsi untuk:

-  
Menahan beban pesawat udara saat pesawat berada di darat.
-  
Menahan beban Impact saat pesawat udara melakukan Touch Down.
-  
Menyerap energi kinetik yang terjadi sehubungan dengan kecepatan jatuh.
-  
Merubah gerakan terbang menjadi gerakan gelinding.
-  Menghentikan pesawat pada saat mendarat.

Teori Kekuatan Bahan
Penggunaan bahan-bahan teknik secara tepat dan efisien
membutuhkan pengetahuan yang luas akan  sifat-sifat mekanisnya.
Diantara sifat ini yang penting adalah kekuatan, elastisitas, dan kekakuan.




[ error processing directive ]